2 Perenang Indonesia Pastikan Berlaga di Ajang Olimpiade Tokyo 2020

2 Perenang Indonesia Pastikan Berlaga di Ajang Olimpiade Tokyo 2020

Azzahra Permata Jalani Pelatnas Renang Olimpiade di Stadion GBK Akuatik

2 Perenang Indonesia Pastikan Berlaga di Ajang Olimpiade Tokyo 2020 – Renang adalah gerakan berpindah tempat secara teratur di air dengan cepat menggunakan tangan dan kaki. Gaya renang yang di perlombakan adalah gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya dada. Perenang yang memenangkan lomba renang adalah perenang yang menyelesaikan jarak lintasan tercepat. Pemenang babak penyisihan maju ke babak semifinal, dan pemenang semifinal maju ke babak final.

Bersama-sama dengan loncat indah, renang indah, renang perairan terbuka, dan polo air, peraturan perlombaan renang ditetapkan oleh badan dunia bernama Federasi Renang Internasional (FINA). Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) adalah induk organisasi cabang olahraga renang di Indonesia. Renang menjadi salah satu cabang olahraga yang di lombakan sejak Olimpiade Athena 1896.

Nomor renang putri di lombakan sejak Olimpiade Stockholm 1912. Pada 1902, Richard Cavill memperkenalkan renang gaya bebas. Federasi Renang Internasional di bentuk pada 1908. Gaya kupu-kupu pertama kali di kembangkan pada tahun 1930-an. Pada awalnya, gaya kupu-kupu merupakan variasi gaya dada sebelum di anggap sebagai gaya renang tersendiri pada 1952.

Kabar baik datang dari tim renang Indonesia. Dua perenang Indonesia di pastikan akan berlaga di ajang Olimpiade Tokyo 2020 yang di gelar mulai 26 Juli hingga 8 Agustus 2021. Aflah Fadlan Prawira (putra) dan Azzahra Permatahani (putri) mendapat wild card menuju  setelah sukses mengumpulkan poin sesuai persyaratan FINA (Federasi Renang Internasional) pada seleksi tahap akhir Indonesia Olympic Trial (IOT) yang berlangsung di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno Jakarta, 19-20 Juni 2021.

1. Mimpi jadi nyata

2 Perenang Indonesia Lolos Olimpiade Tokyo Lewat Wild Card

Fadlan tak mampu membendung rasa bahagia dan bangga bisa berlaga mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo. “Sejak awal berkarier, salah satu mimpi saya bisa berlaga di Olimpiade. Alhamdulillah, saya bisa berangkat ke Olimpiade Tokyo. Saya akan terus giat berlatih, meningkatkan kemampuan sehingga bisa meraih hasil terbaik di Olimpiade,” kata Fadlan, yang merupakan perenang spesialis nomor renang jarak jauh, 400 dan 1.500 meter gaya bebas.

2. Janji Azzahra di Olimpiade Tokyo
2 Perenang Indonesia Lolos Olimpiade Tokyo Lewat Wild Card

Kebahagiaan juga di rasakan perenang putri Indonesia, Azzahra Permatahani. Memang, Azzahra di kenal sebagai salah satu bintang muda renang Indonesia dan sudah menjadi pemegang rekor nasional nomor 200 meter gaya ganti putri. “Olimpiade Tokyo akan menjadi momen indah bagi saya dan akan berusaha membuat rekor waktu terbaik di sana,” ujar Azzahra.

Dua wakil dari renang menambah deretan wakil Indonesia yang sukses mengamankan tiket Olimpiade Tokyo. Sebelumnya, tim recurve beregu putra panahan Indonesia tampil ciamik dalam kualifikasi terakhir Piala Dunia Panahan 2021 di Paris. Prancis pada Sabtu (19/6/2021) malam. Riau Ega Agatha Salsabila, Arif Pangestu, dan Alviyanto Bagas Prastyadi, sukses menembus posisi tiga besar dan mengamankan satu tiket menuju Olimpiade Tokyo.

3. PRSI adakan IOT atas seizin FINA
2 Perenang Indonesia Lolos Olimpiade Tokyo Lewat Wild Card

PB PRSI menggelar IOT atas persetujuan FINA, karena para perenang Indonesia tidak bisa mengikuti kompetisi di luar negeri akibat pandemik COVID-19. Beberapa event kualifikasi pun di batalkan, seperti Malaysia Open dan Japan Open yang hanya boleh di ikuti perenang lokal saja.

“Event Olympic Trial ini untuk mencari siapa wakil Indonesia yang bisa lolos Olimpiade. Untuk Limit-A sebagai syarat lolos otomatis, belum ada yang menembusnya,” ujar Wakil Ketua Umum II PB PRSI, Reswanda T Ade. “Namun, untuk jatah universality atau wild card, dalam rapat federasi. Kami memutuskan untuk mengirim Fadlan dan Azzahra setelah keduanya punya poin tertinggi FINA,” lanjutnya.